Menjaga kualitas pendidikan tinggi menjadi tantangan terbesar di tengah pandemi Covid-19 yang menuntut perguruan tinggi untuk memperkenalkan pembelajaran jarak jauh.

Khusus untuk program studi dimana kompetensi atau keterampilan menjadi poin penting yang tidak dapat digantikan dengan pembelajaran melalui aplikasi video conference seperti Zoom atau Google Class.

Termasuk mata kuliah kesehatan yang proses pembelajarannya tidak lepas dari kerja magang di laboratorium

atau rumah sakit.

Menanggapi tantangan tersebut, SEVIMA, konsultan dan pengembang IT, menyelenggarakan webinar tentang “Langkah Tepat Mengatasi Magang Kesehatan Selama Masa Pandemi”. online, Rabu (16 Desember 2020).

Kegiatan tersebut dibawakan oleh Susi Hartati (Ketua STIKes Mitra Keluarga) dan Kholid Fathoni (Dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya).

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Baca juga: Hal Sepele Yang Bisa Gagalkan Calon Siswa SNMPTN-SBMPTN 2021
Tantangan Praktik Klinis Di Tengah Pandemi

“Standar pembelajaran sangat dibutuhkan di masa pandemi. Di tengah pandemi belajar
tidak bisa dilaksanakan semaksimal mungkin, hal ini akan berdampak pada hasil lulusan”, ujar Susi Hartati.

Magang klinis untuk mahasiswa kesehatan diketahui sulit dilakukan dengan kondisi saat ini.

Apalagi saat magang berada di rumah sakit yang saat ini sedang krisis dan jumlah pasien COVID-19 yang membludak ketimbang non-covid.

Dalam keadaan seperti itu, tidak disarankan untuk melakukan magang di rumah sakit. Selain itu, hampir seluruh rumah sakit di Indonesia belum siap menyediakan lahan untuk praktik mahasiswa.

Hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan melakukan pembelajaran magang online dan menggunakan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Technology (AT).

Kegiatan magang ini juga dapat dilakukan dengan simulasi praktik melalui Tele Health atau Virtual Reality.

Selain itu, penggunaan media phantom (manekin) juga menjadi solusi pembelajaran klinis.

Sayangnya, jelas Susi, tantangan pembelajaran muncul dari minimnya ketersediaan infrastruktur digital kampus. Selain itu, banyak dosen dan mahasiswa yang masih mengalami gagap teknologi.

“Inilah mengapa tidak semua dosen dan mahasiswa memiliki keterampilan digital yang memadai. Hal inilah yang pada akhirnya mengarahkan pihak kampus untuk memikirkan tawaran magang tersebut,” jelasnya.
Pembelajaran berbasis hybrid

Selain itu, menurut Susi, pilihan metode mix and match mata kuliah tersebut cocok digunakan di masa pandemi seperti sekarang ini.

Oleh karena itu, kampus harus siap memiliki metode yang tepat di masa pandemi. Beberapa contoh metodenya adalah flip classroom (pekerjaan rumah dikerjakan di kampus, pekerjaan kampus dikerjakan di rumah); Forum diskusi sebagai media pembelajaran; proses pengiriman modul harus disampaikan secara berurutan; melakukan simulasi pembelajaran di masa pandemi ini.

“Sekolah kesehatan sebenarnya membutuhkan lebih banyak latihan daripada sekadar materi. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa pandemi, ada beberapa hal yang harus diubah,” kata Susi.

Transformasi tersebut, tambah Susi, bisa berasal dari kebijakan kampus di masa pandemi, ketersediaan kurikulum yang memadai dan fleksibel, nilai ijazah dan sertifikat kompetensi, hingga terjaminnya kualitas pendidikan.

Baca juga: Kampus PTKI Harus Tingkatkan Keterampilan Mahasiswa

Beberapa metode pembelajaran ini bisa digunakan di masa pandemi, kata Susi:

Melakukan Kegiatan Magang Di Tempat: Kegiatan ini dilakukan melalui pemilihan bahan yang banyak digunakan dalam penelitian dan tempat kerja. Selain itu, metode penundaan tentunya tetap dapat digunakan dengan protokol kesehatan yang berlaku.
Keterampilan auskultasi dan tugas mingguan: Med Edu Easy Auskultasi harus dilakukan untuk memperdalam keterampilan auskultasi. Perlu juga dilakukan penilaian fisik, yaitu berupa tugas mingguan dosen kepada mahasiswa yang terungkap dengan mengidentifikasi tanda-tanda vital dan kesehatan anggota keluarga atau teman di sekitar mahasiswa.
Simulasi virtual: dapat dilakukan dengan aplikasi, video atau media. Diharapkan mahasiswa dapat memahami materi praktikum yang dilaksanakan di lapangan.

Di masa pandemi ini, kampus tempat mahasiswa bekerja sebagai relawan Covid-19 bisa melakukan praktek belajar

LIHAT JUGA :

indonesiahm2021.id
unesa.id
unimedia.ac.id
politeknikimigrasi.ac.id
stikessarimulia.ac.id
ptsemenkupang.co.id